Pada nyamuk Aedes aegypti, pejantan mengubah kecepatan sayapnya 2 kali frekuensi awal untuk mencocokkan harmonisasi dengan betina. Bila pasangan nyamuk ini cocok, maka akan menghasilkan duet kawin sekitar 1.200 Hz. Peneliti memperkirakan, dengung kepakan sayap ini merupakan bentuk seleksi seksual yang digunakan nyamuk betina untuk menguji tingkat kebugaran nyamuk jantan sebelum kawin.
Do all the goods you can, All the best you can, In all times you can, In all places you can, For all the creatures you can ...
Senin, 21 Februari 2011
Nyamuk Jantan Berdengung untuk Menunjukkan Kejantanannya
Pada nyamuk Aedes aegypti, pejantan mengubah kecepatan sayapnya 2 kali frekuensi awal untuk mencocokkan harmonisasi dengan betina. Bila pasangan nyamuk ini cocok, maka akan menghasilkan duet kawin sekitar 1.200 Hz. Peneliti memperkirakan, dengung kepakan sayap ini merupakan bentuk seleksi seksual yang digunakan nyamuk betina untuk menguji tingkat kebugaran nyamuk jantan sebelum kawin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
- Retno
- Retno, seorang anak muda yang menyukai dan mencoba mendalami dunia web ingin berbagi pengetahuan lewat blog ini ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar